Ada Apa dengan Tokopedia? Bugs Challenge bikin nge-bug

Sudah tau kalau Tokopedia mengadakan Bugs Challenge?

tokped
Tokopedia Bugs Challenge ini diadakan per tanggal 15 Agustus – 20 Desember 2016.

Kekutu (bahasa Inggris: bug), seranggaan atau galat/kesalahan program adalah suatu kesalahan desain pada perangkat keras atau perangkat lunak yang menyebabkan peralatan atau program itu tidak berfungsi semestinya. (Wikipedia)

Sederhananya, error yang terjadi pada sebuah perangkat lunak (dalam hal ini website Tokopedia) maka dapat dikatakan bugs. Mungkin yang dimaksud Tokopedia disini bukanlah bug bug receh seperti tidak bisa melakukan konfirmasi paket diterima atau kesalahan yang saat di-refresh sudah bisa lagi.

Terhitung tadi malam, 15 Agustus 2016 disaat Bugs Challenge ini dimulai saya mendapatkan beberapa email konfirmasi dari Tokopedia mengenai pesanan saya yang sudah selesai sejak bulan November tahun lalu.

Wah ada apa ya, kok Tokopedia ngantuk malem gini

Gak lama kemudian, saya mendapatkan email konfirmasi lagi mengenai pesanan saya yang lain yang sebenernya juga sudah selesai dari beberapa bulan lalu.

Wah kayaknya ini bukan ngantuk CS nya, tapi emang nge-bug aja dia. Akhirnya malam itu email saya dihiasi oleh konfirmasi mengenai transaksi jadul saya.

Pagi ini, saya menerima pesanan baru dari cust Tokopedia, menggunakan Go-Kilat (produknya Go-Jek). Oke deh, setelah selesai packing saya klik tombok “pickup” di fitur Tokopedia. Driver Go-kilat pun datang hanya dalam waktu kurang dari 5 menit.

Tinggal tunggu konfirmasi pembeli, maka transaksi saya selesai. Ternyata saya salah, gak lama kemudian saya dihampiri oleh driver Go-Kilat lain, yang mengaku akan mengantarkan barang saya ke pembeli saya. Nah loh tadi apa?

Setelah cross-check dan sama-sama bingung akhirnya abang driver pulang dengan kesedihan, karena mau gak mau harus cancel orderannya sendiri yang mengakibatkan sang driver kena suspend (mungkin semacam potongan dari pihak Go-Jek)

Selang 2 menit, tiba tiba ada driver go-kilat yang menelfon mengkonfirmasi pengiriman paket dengan tujuan sama. Lah kok? Seingat saya, saya tidak meng-klik tombol pickup lebih dari sekali. Kok ada driver lagi? Setelah saya jelaskan pun, sang driver sama sama terdengar kecewa.

Semenjak itu, mulai banyak berdatangan driver Go-jek ke rumah saya. Iya saya ga salah nulis. Banyak. Terhitung sampai saat saya menuliskan tulisan ini sudah ada 12 driver yang menghubungi saya, 9 diantaranya sudah langsung ada didepan rumah. Bahkan ada driver yang datengnya barengan. Bingung bersama dan akhirnya mereka temenan. Romantisnya…

Bahkan, sampai detik ini baru saja saya ditelfon sang driver-_- dan semuanya meminta saya untuk cancel order. Padahal di fitur Tokopedia saya tidak bisa melakukan cancel order. Hanya ada no resi yang tertera.

Agar tidak ada lagi driver Go-Kilat yang ter-PHP maka saya memutuskan untuk telfon CS Go-Kilat. Iya, langsung telfon saja. Saya sudah email dua kali ke Go-jek dan sekali ke Tokopedia tapi belum ada tanggapan. Wajar sih baru dalam hitungan jam.

Mbak mbak CS nya bilang kalau memang ada gangguan dari Tokopedia sehingga double order. Setelah dapat wejangan dari mbaknya, saya mulai sedikit tenang deh. Saya juga mengatakan agar driver driver ter-php tadi dapat kompensasi.

Wah kok jadi banyak curhatnya ya, haha. Jadi saya jadi kepikiran apakah Bugs Challenge yang diselenggarakan akan berpengaruh juga pada sistem Tokopedia? Mungkin mereka yang ahli itu mencoba meretas, menganggu, atau mengubah sistemnya sehingga Tokopedia nge-bug?

Bisa gitu ga sih? Semoga aja ada pakar IT yang baca blog saya ya, biar bisa menuliskan pendapatnya di kolom komentar.

Get well Soon Tokopedia

Leave a Reply