Cara Membuat Website untuk Pemula [Step by Step dan FAQ]

Ternyata, nggak semua ingin jadi travel blogger. Tapi banyak yang ingin membuat website. Bagus lah, saingannku nggak banyak.

Karena banyaknya pertanyaan, jadi gue rangkum aja di sini ya. Hal ini juga untuk menghindari orang yang udah dijelasin panjang lebar, pas udah mau action eh lupa lagi stepnya. Oke baik. Harap dicatat, di-bookmarked, dibagikan, diprint kalau mau.

Website vs blog?

Sebelum mulai lebih jauh, ada pertanyaan yang sedikit menggelitik/mengusik(?) yaitu website sama blog apa beda nya? Oke, mari kita simak dahulu. Sejatinya sebuah website adalah sekumpulan halaman yang disediakan melalui jalur internet sehingga bisa diakses di seluruh dunia dengan alamat https://.

Nah semua yang kalian bisa akses di internet basically bisa kalian sebut website. Sekarang, kalian sedang melihat sebuah website. Blog sendiri adalah tipe atau jenis dari sebuah website. Jadi simple nya, blog merupakan bagian dari website.

Semua blogger punya website, pemilik website bukan berarti blogger.

Jelas ya? mari kita lanjut. Di bawah ini adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan dan pertanyaan menurut gue bagus ditanyakan, sehingga pertanyaan ini lah yang gue pilih untuk dijawab.

FAQ tentang website

Q: First thing you should know before start a website?

Semua yang dikerjakan harus sesuai dengan tujuan awalnya. Begitupun dengan membuat website, tanyakan dulu apa tujuan kamu membuat website? Apakah website tersebut untuk portofolio pribadi, catatan pribadi, blog, jualan online shop atau membuat web yang bisa mendatangkan keuntungan.

Hal ini harus kalian jabarkan dan jelaskan terlebih dahulu. Disimpan terus sampai kapan pun, nanti akan dibutuhkan lagi data-data yang sudah kalian tulis ini.

Masing-masing tujuan ini memiliki langkah yang berbeda, mulai dari penyajian template, cara pemasaran, ukuran hosting dan segala tetek bengeknya. Jenis website yang paling sering ditanyakan ke gue adalah blog, portofolio dan online shop.

Online shop dan Blog adalah hal yang sedang gue tekuni saat ini, jadi bisa banget kita sharing tentang ini. Untuk portofolio gue nggak pernah bikin, tapi ini lebih mudah bikinnya.

Setelah jelas website nya yang seperti apa, sekarang saatnya merealisasikannya. Ada beberapa hal yang harus kita lakukan, pertama sebuah website harus memiliki lahan untuk berdiri. Kita anggap saja website adalah sebuah rumah, maka rumah harus memiliki tanah. Tanah ini bisa kita miliki sendiri, bisa juga nebeng tanah milik orang lain dengan cuma-cuma (gratis). Tanah ini disebut sebagai hosting.

Dua layanan yang paling terkenal dan umum digunakan untuk membuat website gratisan adalah blogspot dan wordpress. Nanti nya kalian akan memiliki nama website yang berakhiran .blogspot.com atau .wordpress.com.

Nggak suka dengan embel-embel dibelakang nama website? Tenang, kalian bisa membeli domain.

Dulunya, website insalamina ini nebeng bareng dengan blogspot. Cuman lama kelamaan gue berniat menseriuskan blog ini, jadi gue memutuskan untuk ganti nama domain menjadi insalamina.com.

Mau yang gratis atau berbayar? itu pilihan, kembali lagi ke tujuan awal membuat website.

Q: Bikin website berbayar ngga sih? pingin bikin .com gimana cara nya?

Tergantung. Seperti yang gue jelasin di atas. Kalau hanya untuk media menulis, atau portofolio menurut gue pakai yang gratisan dari blogspot atau wordpress sudah bagus. Mau lebih profesional? beli lah domain.

Iya, fasilitas domain harus kamu bayar. Biaya nya tahunan, jadi sistemnya seperti sewa. Harga nya tergantung di mana kamu membeli nya dan biasanya juga tergantung nama yang kamu pilih. Semakin pendek, popular dan simple bisa jadi semakin mahal.

Kisaran harga domain .com Rp 90.000 – Rp140.000/tahun

Mau lebih murah? kalian bisa menggunakan domain .xyz biasanya biaya nya sekitar Rp 13.000 – Rp 30.000/tahun

Q: Harus kah punya hosting?

Tergantung. Lagi-lagi balik ke tujuan awal bikin website. Kalau kamu hanya ingin mengganti nama menjadi .com misal, maka kamu tidak perlu membeli hosting. Cukup dengan membeli domain saja..

Hosting pribadi membantu kamu untuk memiliki kebebasan mengelola website. Intinya kalau mau lebih bebas dan profesional, maka miliki lah hosting pribadi.

Banyak pelayanan domain dan hosting di Indonesia. Kalau dulu, gue membeli domain dan hosting di tempat yang berbeda, dan tetap dibiarkan begitu saja. Kalau tidak mau ribet ya mending disatukan saja, biar kalau ada masalah semua di tempat yang sama.

Sebagai seseorang yang baru memulai mengelola website, kalian bisa mencoba membeli hosting dan domain di salah satu penyedia jasa layanan web terbesar di Indonesia, Hostinger.

Q: Aku baru ngeblog dan baru banget mau bikin web sendiri. Caranya gimana sih?

Anggap saja, kamu ingin memiliki website pribadi secara profesional yang dikemudian hari bisa digunakan untuk mendapatkan keuntungan dari web. Setelah melakukan yang dituliskan di atas, yuk langsung aja memulai dengan membeli hosting dan domain. Begini cara membuat website:

  1. Daftarkan hosting dan domain
  2. Bangun website sesuai yang diinginkan
  3. Pilih Template yang friendly

 

Seperti yang gue bilang sebelumnya, kalian bisa memulai membuat website kalian bersama Hostinger.

Hostinger adalah penyedia layanan web hosting yang sudah terverifikasi di ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers). Harga nya murah namun berkualitas, coba deh lihat hanya mulai dari Rp 13.850/bulan kamu bisa memiliki website mu sendiri dengan hosting pribadi.

Sudah menentukan kan apa nama domain website kamu? Langsung aja dipesan sebelum nama domain yang kamu inginkan diambil oleh orang lain. Kamu juga bisa mendapatkan domain secara gratis selama setahun dengan pembelian paket hosting premium dan bisnis.

Ohiya, penjualan paling populer dan tawaran terbaik (menurut gue) adalah paket hosting premium. Kapasitasnya cocok untuk blogger dan harga yang ditawarkan pun affordable.

Udah hemat makin hemat lagi.

Masih mau lebih hemat lagi? Bisa. Kamu bisa lebih menghemat lagi dengan melakukan pembelian untuk 24 bulan atau lebih (lihat gambar di bawah) total penghematan yang bisa kamu dapatkan mencapai 57% dan kamu nggak perlu mikirin biaya perpanjangan untuk 5 tahun kedepan.

Ragu mencoba hostinger? Nggak perlu. Kamu bisa coba selama 30 hari.

Nggak puas? Tenang, garansi uang kembali.

 

Lebih lanjut tentang ini bisa kalian tanyakan juga ke layanan bantuan di tempat kalian membeli hosting dan domain. Lengkapnya bisa dibaca di tutorial ini.

Q: Ada jasa yang bisa mindahin post kita dari blog sebelumnya ga ya?

Jasa memindahkan post yang sudah dipublish di blog sebelumnya menuju hosting sendiri? Bisa. Artikel lama di website insalamina pun merupakan pindahan dari artikel di insalamina.blogspot.com.

Waktu itu, gue pindahin sendiri, backup data, download, lalu upload ke website yang ini. Selain itu, gue juga mengarahkan link yang dulu di insalamina.blogspot.com menuju alamat baru di insalamina.com. Jadi, orang-orang dulu yang mungkin taunya gue pake blogpost bisa langsung ke-direct ke web gue yang baru.

Q:  Bagaimana caranya agar web itu menarik khususnya untuk warga masyarakat tapi tidak jauh dari fungsinya?

Gunakan Template yang Mendukung. Template merupakan elemen yang penting, bukan satu-satunya, tapi termasuk utama. Tampilan  ini juga lah yang bisa jadi penentu apakah website kamu menarik atau tidak. Sebelum membaca isi webiste, para pengunjung sudah pasti akan melihat tampilan website kita.

Kalian bisa mencoba menggunakan template gratisan atau bisa membeli template premium di mythemeshop.com. Banyak kok template gratis, bisa langsung cari di google ya.

Mau yang lebih praktis? Coba Hostinger.

Dengan hostinger, kamu bisa mencoba fitur website builder. Di sana kamu bisa mengatur sendiri tampilan website kamu, menyeseuaikannya sesuai keinginan mu, tinggal di drag dan drop. Jadi kayak lagi nyusun puzzle sendiri, seru dan mudah kan?

Q: Saran buat pemula yang tidak se-expert Insalamina

Ah, bisa aja deh. Gue juga masih belajar kok, tapi thanks ya! Haha. Kunci utama nya adalah maintenance secara konsisten. Punya website bagus, artikel udah banyak, eh di tengah nggak ada lagi kehidupan. Yah itu sih lama-kelamaan bisa tenggelam sama website yang lain. Gue nggak melulu maksa untuk update konten secara rutin (eh tapi kalo bisa boleh loh), yang penting website kita harus tetap hidup.

Setidaknya ada interaksi di website kita, misal nih ada artikel lama yang kita angkat kembali, di-share di social media kita. Bisa juga update tulisan terdahulu dengan data terkini.

Q: Cara bisa muncul di pencarian google?

Yuk bawa website kita to the next level. Agar tulisan yang dibagikan lebih bermanfaat untuk orang banyak maka harus lebih banyak orang yang membaca. Salah satu cara paling manjur untuk dapat banyak pembaca adalah berada di halaman pertama google saat orang mencari kata kunci tertentu.

Gimana caranya? menggunakan SEO (Search Engine Oprimization). Singkatnya kita mengoptimasi artikel kita di website agar muncul di halaman pertama, ada banyak cara untuk mewujudkannya. Google hanya ingin menampilkan yang terbaik untuk pengguna nya, maka mulai lah dari membuat artikel yang berkualitas.

Penjelasan mengenai SEO akan panjang sekali dan menarik untuk dibahas. Kalau kalian ingin gue bahas ini silahkan tulis di kolom komentar ya, atau bisa langsung tanya-tanya ke gue. Kalau ditulis di sini semua, gue khawatir artikel ini jadi novel.

Semoga artikel cara membuat website ini bermanfaat ya, kalau iya, silahkan dibagikan ke teman-teman kamu. Terutama ke mereka yang ngakunya ingin bikin web pribadi tapi nggak jadi-jadi.

3 Comments

  1. Prajna Vita February 13, 2018
  2. reksitawardani April 9, 2018
  3. Heureka April 25, 2018

Leave a Reply