Foto Cantik di Garden by The Bay Singapore

Singapore emang terkenal banget sama Universal Studio nya, tapi jangan salah kalau ternyata ada atraksi yang gak kalah terkenal dan wajib didatangi. Setelah puas nyobain wahana ekstrem di Singapore saatnya kita wisata santai dan syantik.

Cara Menuju Garden by The Bay

Cukup mudah untuk menuju ke garden by the bay Singapore, kendaraan favorit gue yaitu MRT! Walaupun sebenarnya bisa pake bus juga, tapi entah mengapa ku tetap suka MRT. Lebih asoy aja haha.

Naik MRT menuju stasiun Bayfront (Yellow Line), lalu nanti akan ada petunjuk menuju Garden by The Bay. Emang sih harus jalan agak jauh, tapi kalian bakal nemuin spot menarik untuk foto. Ada lorong luas dan panjang yang kanan-kiri nya cermin, dengan nuansa bunga-bunga, instagram-able deh.

Gue sangat merekomendasikan tempat ini untuk kalian kunjungi, karena emang syantik banget pemandangannya. Walaupun emang panas banget, tapi gue jamin worth it sama hasil foto yang bisa kalian dapatkan.

Andaikata kalian nggak punya waktu banyak atau gak rela mengeluarkan duit untuk tiketnya, dateng aja ke Garden by The Bay. Cukup sampai di taman-tamannya, pemandangannya tetep epic! Lagipula, untuk dapet pemandangan supertree diatas kalian ga perlu bayar apapun.

Harga Tiket Masuk Garden by The Bay

Ada berbagai pilihan paket yang bisa kamu nikmati untuk masuk ke garden by the bay. Jadi, ada 3 pilihan tempat, yaitu Skywalk, Flower dome, dan Cloud Forest.

waktu gue kesana gue memilih untuk menikmati dua tempat, yaitu Flower Dome dan Cloud Forest. Tentunya dengan membeli seluruh paket kamu akan menghemat sekian dollar. Tapi, perlu diingat, itu kamu untung jika kamu memang benar-benar ingin mencoba semua tempat wisatanya. Nah karena gue ga tertarik untuk berjalan diatas jembatan layang saat terik matahari, maka gue ga mau beli tiket untuk skywalk.

Paket Flower Dome dan Cloud Forest Rp 200.000

OCBC Skywalk SGD 6

Tips : Pesan Online bisa lebih murah dibanding beli langsung pas udah sampai disana.

Flower Dome Garden by The Bay

Lokasi pertama yang gue kunjungi adalah Flower Dome, alasannya cukup sederhana, ingin ngadem. Terik matahari di Singapore rasa-rasanya ngalahin Jakarta, ditambah gue lebih banyak jalan. Jadi nggak heran kan kalau ingin buru-buru masuk Flower Dome yang dipenuhi dengan udara sejuk?

Gue juga nggak nyangka, gimana ceritanya dome seluas lebih dari 1 hektar ini memiliki udara yang begitu sejuk. Bahkan, pertama kali pintu dibuka tuh rasanya bagai masuk ke surga dunia. Kayak buka pintu kulkas di siang bolong pas lagi puasa.

Disini kamu bisa menikmati beraneka ragam tumbuhan dari berbagai negara. Selain itu juga banyak instalasi yang instagram-able, Gue saranin kalian menikmati waktu kalian disini melihat-lihat dan foto-foto, karena banyak banget spot foto yang bagus.

 

Cloud Forest

Selanjutnya ada Cloud Forest yang gue rasa merupakan representasi dari flora yang tumbuh di iklim lembab? Hahaha cmiiw. Suasana di Cloud Forest tetap adem, tapi ademnya beda bukan sejuk bagai kulkas lagi, tapi karena adanya air terjun setinggi… pokoknya tinggi banget!

Kesan pertama disambut air terjun ini jadi berasa banget megahnya. Hal yang gue suka dari tempat ini adalah alur sirkulasinya sangat teratur, jadi kamu tinggal ikutin aja jalan yang ada dan kamu gak akan melewatkan satu spot sekalipun. Secara otomatis kamu akan diajak berkeliling ke setiap sudut dari lantai paling bawah sampai tiba-tiba diatas air terjun dan tanpa sadar sudah kembali menuruni tangga menuju ground level!

Tepuk tangan untuk arsitekturnya.

Dibalik air terjun ada sebuah ruangan yang memamerkan stalaktit dan stalakmit. Hayo diinget lagi pelajaran waktu SD nya apa perbedaan kedua itu haha. Untuk yang gamau ribet dan langsung ke atas juga bisa menggunakan lift atau escalator. Ohiya! Ternyata di paling atas bukan air terjun aja yang jadi spot keren, tapi ada “lost world” nya, taman kecil di paling atas. Indah, pengen leyeh-leyeh, sayang aja perut udah keburu lapar.

Menuju pintu keluar, gue masih dimanjakan dengan berbagai instalasi dan warna-warni ruangannya. Lalu ada “semacam” museum gitu yang menceritakan tentang kesehatan bumi. Seakan mengajak kita untuk lebih menyayangi bumi kita. Nyu.

OCBC Skywalk

Dari dulu sebenarnya penasaran sih untuk bisa berjalan di jembatan layang yang menghubungkan super tree. Sayangnya, ada aja alasan untuk gagal kesini. Pertama, gak punya duit, kedua, ga rela aku bos panas-panasan jalan di jembatan! Kamu pikir aku ini ikan yang siap dipanggang? ha?

Waktu terbaik untuk mengunjungi OCBC skywalk adalah sore menjelang malam hari, saat udah mulai adem, kali aja bisa lihat sunset. Lalu, jangan lupa untuk foto sampai malam gelap, karena super tree ini akan menyala sangat indah. Gak percaya? liat aja deh di gugel, kamera hp ku ga cucok nangkep cahaya malam-malam.

Sayangnya, ku belum bisa cerita banyak tentang jembatan layang ini karena emang belum nyobain. Mungkin, lain kali, sama kamu gitu?

One Response

  1. Erny Kurnia October 24, 2017

Leave a Reply