Pendakian Gunung Merapi via Selo

ini kedua kalinya gue malukan pendakian Gunung Merapi via Selo. Pendakian kali ini lumayan rame, ada 9 orang dengan catatan 4 manusia lainnya ketinggalan dibawah karena pengen kondangan ceunah.

Berangkat dari basecamp jam 4 sore, dari basecamp harus naik dulu sampai New Selo. Perjalanan paling mager adalah, awal-awal disambut jalanan aspal, rasaya pengen di-gojek-in aja sampai ujung aspal. Nah selanjutnya jalur makadam, ini juga jalanan bete banget buat para pejalan. bikin pegel wk. Jalurnya nge-trek lumayan, gue sampai di gerbang pendakian jam 17.20.

Dari gerbang disambut vegetasi yang mulai padat, jalurnya berupa tanah yang kalo hujan tuh nge-gemas-in banget, dari sini menuju pos 1 diperkirakan 1 jam an. Sayangnya, rombongan gue yang tinggal ber-5 terpisah disini, gue yang udah kedinginan memutuskan untuk terus jalan. Disusul Ayu dan Tofa, sedangkan Meme dan Juan menyusul belakangan. Ternyata mereka yang belakangan nemuin tragedi yang membuat perjalanan kami semakin lambat HIKS

pos 1 menuju pos 2 watu belah diperkirakan 1 jam an. Karena duo bujang di belakang sudah tidak begitu kuat. kami memutuskan nge-camp di pos 2. Waktunya juga sudah terlalu malam, saat kami berkumpul ber-5 lagi sudah pukul set 10 malam.

Selanjutnya ya pasang tenda lah haha.

Sekitar jam 1 an, rombongan yang pergi kondangan tadi pagi sudah sampai juga di Pos 2, dan akhirnya mendirikan tenda tepat disamping tenda gue. Mau nimbrung dan menyatakan kalau gue kebangun aja udah mager banget, apalagi join-an? Sudah posisi tidur tinggal melanjutkan mimpi yang sebenernya nggak mimpi.

Keesokan pagi nya, rombongan kami berjalan menuju puncak pukul 8 an pagi, semua berangkat, kecuali gue yang kebiasaan mager. HEHEHE. Jadi kalau kalian ngajak gue mendaki, harus set goal dulu ya sama gue, apakah gue ada niatan muncak atau tidak. Biar gak kecewa dan dikira memutuskan sepihak nggak mau muncak. HEHE

Setelah menunggu agak lama, sampai jam set 10, mereka nggak ada tanda tanda balik, ah mungkin baru sampai Pasar Bubrah setelah summit. Yaudahlah gue susul aja, 30 menit kemudian gue sampai Pasar Bubrah. Gue melihat segerombolan rombongan gue lagi duduk santai menikmati semangka, wah kayaknya seru nih udah pada selebrasi habis muncak

“misi bang, numpang ya, udah pada muncak?”

“belom, daritadi disini, foto-foto aja”

eng ing engggg~

Beberapa menit kemudian baru lah mereka memutuskan untuk muncak, walaupun udah siang dan sebenernya nggak baik (angin dan gas belerangnya) tapi tetep aja kekeuh naik beserta para pendaki lainnya. Mungkin untuk mereka yang tek-tok juga baru akan muncak siang bolong begini.

Tips aman gue : Muncaklah di pagi hari, atau tidak sama sekali.

gunung merapi via selo

Nggak begitu banyak hal yang ingin diceritakan di pendakian Gunung Merapi via Selo kali ini, karena semenjak mendirikan tenda, pikiran gue cuma “ah udahlah pulang aja, bikin maket”

One Response

  1. Nusantara Adhiyaksa May 30, 2017

Leave a Reply