<p>Trip kali ini terjadi karena gue dapat kursi gratis dari AirAsia di tahun lalu. Jadi jujur saja, belum ada planning sama sekali. Nggak heran semuanya serba dadakan. H-1 minggu sebelum berangkat, gue berharap bisa menemukan panduan perjalanan untuk <em>first timer </em>atau ya minimal itinerary Phuket dan Krabi yang lengkap.</p>



<p>Sayangnya gue sulit menemukannya, inilah alasan gue bikin list destinasi wisata Phuket dan Krabi lengkap beserta itinerary. <em>So here we go</em></p>
<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 2.0.92 -->
<div class="quads-location quads-ad1" id="quads-ad1" style="float:none;margin:0px 0 0px 0;text-align:center;">

</div>




<div class="wp-block-group"><div class="wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained">
<h2 class="wp-block-heading">Transportasi Umum Bandara Phuket ke Kota</h2>



<p>Sebelum bahas destinasi, gue juga mau bahas sedikit terkait transportasi menuju kota dari bandara. Menurut gue ini hal penting yang perlu dicatat.</p>



<p>Sebagai budget traveler yang ingin nyaman, gue memilih untuk menggunakan bus umum.</p>



<p>Nggak cuma ke Kota Phuket, tapi bus ini juga melayani rute lain seperti bandara &#8211; Patong dan area paling selatan Pukhet.</p>



<p>Tarifnya 100 THB per orang. Perjalanan membutuhkan waktu +- 1 jam. Perlu diingat, shuttle bus ini tidak berangkat semena-mena, mereka punya jadwalnya sendiri. Bisa dibilang, hampir tiap jam ada. Jadi bisa disesuaikan juga dengan jadwal kedatangan pesawat kalian ya, jangan sampai kayak gue yang ketinggalan bus gue seharusnya.</p>
</div></div>



<div class="wp-block-group"><div class="wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained">
<div class="wp-block-group"><div class="wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained">
<div class="wp-block-group"><div class="wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained">
<div class="wp-block-group"><div class="wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained">
<h2 class="wp-block-heading">1. Cafe Hoping di Old Town Phuket</h2>



<p>Salah satu aktivitas yang bisa dilakukan di Phuket adalah nyobain berbagai macam cafe lucu yang ada di Old Town alias kota tua Phuket. Berhubung penerbangan pagi, dan blm bisa check-in hostel. Tapi tentu saja barang bawaan yang walaupun hanya backpack ini memberatkan. Jadi tujuan utama gue adalah taruh barang dan cari tempat makan. Lapar banget.</p>



<p>Ternyata nggak susah loh cari tempat makan halal di Phuket. Jadi, nggak ada alasan untuk skip makanan halal.</p>
</div></div>
</div></div>
</div></div>
</div></div>



<div class="wp-block-group"><div class="wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained">
<h2 class="wp-block-heading">2. Sunset di Patong Beach, Phuket</h2>



<p>Setelah check-in, ganti kostum, saatnya berangkat ke Pantai Patong. Di sini bisa banget menghabiskan waktu dari sore, sunset dan hingga malam. Area ini nggak ada mati-nya. <em>Party</em> jalan terus sampai pagi</p>
</div></div>



<h2 class="wp-block-heading">3. Pantai Pai Plong via Mongkey Trail, Krabi</h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img src="https://insalamina.com/wp-content/uploads/2025/02/pantai-Pai-Plong.jpg" alt="pantai pai plong" class="wp-image-4475"/></figure>



<p>Bisa dibilang ini adalah pantai tersembunyi di antara Ao Nang dan Railey Beach. Tempatnya lebih sepi dengan suasana yang lebih santai.</p>



<p>Butuh sedikit effort untuk bisa sampai ke sini, yaitu melewati sebuah bukit tangga yang dikenal sebagai mongkey trail. Tentu saja dinamakan begitu karena memang rute ini dipenuhi oleh monyet.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://insalamina.com/wp-content/uploads/2025/02/mongkey-trail-ao-nang-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-4476"/><figcaption class="wp-element-caption">default</figcaption></figure>



<p>Tenang, monyet nya tidak ganas, tapi bisa menjadi agresif jika kita memberikan makanan. Oleh karena itu para pengunjung dilarang memberikan apapun kepada monyet, hanya boleh mendokumentasikan keberadaan monyet-monyet ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">4. Explore Old-Town Phuket dan Night Market</h2>



<p>Thailand ini memang terkenal sama night market-nya ya, nggak cuma <a href="https://insalamina.com/wisata-night-market-bangkok-di-jodd-fair/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">night market di Bangkok</a>, tapi di kota kota lain pun tetap punya ambiance yang sama. Banyak jajanan, makan berat, toko baju dan juga panggung entertainment.</p>
<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 2.0.92 -->
<div class="quads-location quads-ad2" id="quads-ad2" style="float:none;margin:0px 0 0px 0;text-align:center;">

</div>




<p>Cocok banget untuk jalan jalan santai sambil wisata kuliner. Untungnya di daerah Phuket dan Krabi ini nggak sulit mencari makanan halal.</p>



<p>Banyak juga kok gerai makanang yang pasang logo halal, sehingga kita tinggal fokus cari yang ada logo halal-nya aja.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Spot Foto di Old Town Phuket</h3>



<p>Toko penuh kembang kembang cantik</p>



<h3 class="wp-block-heading">Wisata Old Town Phuket Night Market</h3>



<p>Jika bertepatan dengan weekend, maka ini waktu yang tepat untuk mengexplore Old Town Phuket Night Market.</p>



<h2 class="wp-block-heading">5. One Day Tour James Bond Island</h2>



<p>Hal yang nggak boleh dilewatkan ketika berlibur ke Phuket, ikut one day tour ke James Bond Island. Sebenarnya sih nggak mesti one day tour ya, tapi menurut gue ini worth-it.</p>



<p>Gue ambil dengan harga kisaran Rp 700.000an udah dapat hoping island ke beberapa pulau, makan siang dan snack selama perjalanan, guide ber-bahasa inggris dan juga antar jemput ke hotel.</p>



<p>Sebenarnya sih ya, Pulau James Bond ini terkenal ya karena muncul di film-nya James Bond aja. Sedangkan untuk view-nya sih mirip banget sama pulau pulau lain kebanyakan di Phuket. Yaitu berupa tebing batu yang mejulang tinggi.</p>



<p>Namuuun, sebagai<em> first timer</em>, gue rasa nggak ada salahnya untuk memasukkan tempat ini ke itinerary. Biar udah pernah aja gitu.</p>



<h2 class="wp-block-heading">5. Atraksi Fire Show di Ao Nang Beach</h2>



<p>Gratis, tapi boleh kasih apresiasi dengan duit lah apalagi</p>



<h2 class="wp-block-heading">6. Island Hoping Phi Phi Island</h2>



<p>Nah ini nih primadona nya orang-orang ketika wisata ke Phuket dan Krabi, mengunjungi Phi Phi Islands. Berkunjung ke pulau-pulau di sini tuh bisa diakses dari Phuket maupun Krabi. Banyak banget agen tour yang berangkat dari Phuket karena memang kota ini lebih populer.</p>



<p>Tapi gue memilih untuk berangkat dan memilih agen tour dari Krabi. </p>



<p>Kenapa kok dari Krabi? Ya karena lebih dekat, sehingga waktu yang ditempuh selama di laut jadi lebih singkat. Ramah untuk orang yang suka mabok laut.</p>



<h2 class="wp-block-heading">7. Explore Ao Nang Night Market</h2>



<p>Lokasinya di depan pantai Ao Nang, untuk isiannya sih mirip mirip dengan night market di tempat lain ya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Perjalanan Pulang ke Bandara</h2>



<p>Gue pikir sulit untuk bisa ke bandara dari kawasan Ao Nang, tapi ternyata gampang banget! Setiap hari ada shuttle van menuju bandara dengan pilihan jadwal yang berlimpah.</p>



<p>Harganya cuma 100 THB per orang. Sudah dijemput di depan penginapan pula.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Itinerary Phuket Krabi Selama 8 Hari</h2>



<p>Tentunya itinerary ini sangat tentative tergantung destinasi apa yang mau diambil, budget, dan juga tipe tripnya. Apakah mau santai, sambil kerja atau dipadatkan agar lebih singkat.</p>



<p>Gue kasih gambaran trip dengan mode santai ala digital nomad ya. Jadi pastinya butuh rest-day untuk menyelesaikan kerjaan dan juga bikin konten.
<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 2.0.92 -->
<div class="quads-location quads-ad3" id="quads-ad3" style="float:none;margin:0px 0 0px 0;text-align:center;">

</div>
</p>



<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td>Jadwal</td><td>Aktivitas</td></tr><tr><td>Day 0</td><td>âï¸ <strong>Malam</strong>: Flight Jakarta → Kuala Lumpur, lalu bermalam di bandara</td></tr><tr><td>Day 1</td><td>âï¸ <strong>Pagi</strong>: Flight Kuala Lumpur → Phuket<br>Cafe Hoping<br>Sunset di Patong Beach</td></tr><tr><td>Day 2</td><td>Explore Old Town Phuket<br>Cari makan di Night Market</td></tr><tr><td>Day 3</td><td>One day tour ke James Bond Island</td></tr><tr><td>Day 4</td><td>Moving day ke Krabi<br>Malam: Atraksi Fire Show di Ao Nang Beach</td></tr><tr><td>Day 5</td><td>One day Tour Island Hoping ke Phi Phi Islands<br>Cari makan di Ao Nang Night Market</td></tr><tr><td>Day 6</td><td>Santai di Ao Nang Beach</td></tr><tr><td>Day 7</td><td>Mongkey Trail di dekat Railay Beach</td></tr><tr><td>Day 8</td><td>ð <strong>Pagi</strong>: Check-out hotel, transfer ke <strong>Krabi Airport</strong><br>âï¸ <strong>Siang</strong>: Flight Krabi → Jakarta (transit via Bangkok/KL kalau nggak ada <em>direct flight</em>)</td></tr></tbody></table></figure>



<p>Semoga bisa membantu kasih gambaran untuk trip kamu ke Phuket dan Krabi ya, sampai jumpa di artikel berikutnya!
<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 2.0.92 -->
<div class="quads-location quads-ad4" id="quads-ad4" style="float:none;margin:0px 0 0px 0;text-align:center;">

</div>


