Pertama Kali Nyobain Naik Pesawat Garuda Indonesia

Blog post kali ini lebih banyak curhatnya, semoga aja masih ada faedah nya yang bisa kalian ambil ya. Jujur aja, ini mau mencurahkan rasa syukur, dengan sharing pengalaman naik pesawat Garuda Indonesia untuk pertama kalinya. Jauhkan pikiran suudzon kalian bahwa ini pamer, karena sesungguhnya tidak sama sekali. Bagaimana bisa pamer kalau beli aja tidak? Iya, pertama kali nya naik pesawat Garuda Indonesia malah gratis tanpa biaya. Duhai senangnya hatiku.

Ahelah jeroan kutu, gue lho bolak-balik naik Garuda Indonesia ya biasa wae, koe kok sampai bangga gitu? Norak.

Wahai belalang sembah, pesawat Garuda Indonesia merupakan salah satu pesawat impian yang gue cita-citakan sejak dahulu kala. Gue masukin bucket list setelah pesawat dengan kursi tiga baris (yang Alhamdulillah sudah tercapai juga). Hargain mimpi saya, dong! Seenggaknya, gue bisa menggapai mimpi gue, dan memiliki rasa senang yang tidak terkira. Podo rasane kayak koe pertama kalinya dapat sepeda baru pas masih kecil. Eh itu kalau kamu suka sepeda sih, mungkin kamu pas kecil langsung dikasih penny board kali ya.

kita beda kasta šŸ™

Nggak lama, penerbangan Garuda Indonesia gue tempuh dengan waktu kurang lebih satu jam untuk rute Solo – Jakarta dan Sebaliknya. Selain itu, gue menggunakan model pesawat yang berbeda. Rasanya walau baru sekarang dan mungkin sekali saja dalam waktu dekat gue udah merasa lengkap. Gimana enggak coba? Gue berangkat dengan pesawat Garuda Indonesia model lama, sedangkan pulangnya menggunakan model pesawat yang baru.

Apa mungkin belalang sembah belom pernah liat model Garuda Indonesia yang lama? Nih tak kasih gambarnya. Apik to?

Beda yang gue rasakan adalah fasilitas yang diberikan. Rasa take off dan landing ya sama saja, sama-sama pilot berkompeten dan menjunjung tinggi keselamatan penumpangnya. Ohiya ada satu yang kerasa bedanya yaitu saat mempraktekan standar keselamatan pada penumpang. Di pesawat Garuda Indonesia yang gue tumpangi sudah menggunakan layar yang ada dibalik kursi. Jadi kita bisa menonton di masing-masing layar didepan kita.

Bisa dibilang ini adalah pesawat domestik pertama dengan fasilitas entertainment yang pernah gue naikin. Sayangnya jarak penerbangan Solo – Jakarta itu nanggung banget buat nonton film. Dikit lagi selesai eh udah harus bubaran. Jadi pas pulangnya gue lebih memilih mendengarkan lagu aja. Untungnya pilihan lagu nya beragam, sampai yang kekinian juga ada.

Selain itu room leg nya bisa dibilang lumayan nyaman, walau nggak beda jauh sama yg pesawat lainnya. Toh memang kalau model pesawatnya sama kan ya sama aja nggak sih ruang kaki yang dimiliki? Beda lagi kalau kelas nya bisnis, nah bisa deh selonjoran dengan nyaman. Walaupun begitu, tetap menyenangkan bagi gue, seenggaknya dengkulku tidak harus mepet-mepet kursi depan.

Bagian yang paling ditunggu adalah ketika pramugari mulai membagikan snack, wah dikasih apa yaaa? Jelas aja untuk penerbangan singkat ini gue merasa senang dapat makanan ringan. Iya lah, biasanya kan cuma permen atau roti satu aja. Penerbangan pergi dan pulang gue mendapatkan makanan ringan yang berbeda, tapi komposisinya tetap sama. Dua makanan ringan, satu air mineral, dan satu pilihan minum lainnya (jus atau susu).

Agar lebih berfaedah, selain bercerita gue juga mau sharing tips ke kalian yang mungkin belum pernah naik pesawat dan akan naik pesawat untuk pertama kali nya.

Tips Menggunakan Pesawat Terbang untuk Pemula

Tips ini juga berguna untuk kalian yang terakhir kali naik pesawat pas masih kecil dan belum mengurusi apa-apa sendiri. Jadi, saat nanti menuju bandara kalian udah nggak perlu kikuk lagi. Semoga dengan tips ini kalian bisa naik pesawat dengan selamat aman dan nyaman

1. Siap 3 jam sebelum Keberangkatan

Kok lama banget 3 jam? iya lebih baik siapkan jangka waktu panjang daripada harus terburu-buru kan? Sesuaikan juga dengan kondisi lalu lintas dari rumah kamu ke bandara. Setelah tiba di bandara, kamu juga harus mengantri dari mulai masuk bandara, check-in, hingga mencari gate tempat kamu boarding. Sesuaikan juga dengan luasnya bandara di kota kamu. Jangan sampai kamu harus lari-larian di bandara. Ntar dikira lagi syuting film India.

Harus bersiap sedia waktu karena counter check-in tutup 30 menit sebelum keberangkatan pesawat. Jangan ada lagi yang marah-marah kalau ditinggal pesawat karena kecerobohan sendiri. TolongĀ juga, jangan ada yang ngeyel bilang “tapi biasanya 15 menit sebelum berangkat juga bisa” “kemarin gue….” Jika suatu saat diperbolehkan check-in saat waktunya sudah mepet, anggap saja itu kebaikan dan keberuntungan yang kalian dapatkan. Bukan untuk jadi pembenaran saat kalian terlambat dikemudian hari.

2. Siapkan Boarding Pass

Pastikan kamu sudah memiliki boarding pass, lalu simpan ditempat yang mudah dijangkau. Akan ada banyak pengecekan yang mengharuskan kamu untuk menunjukkan boarding pass. Sebelum masuk ke dalam counter check-in kamu akan melewati security check point. Disini, kamu akan diminta untuk menunjukkan boarding pass kamu, lalu memindai barang-barang bawaan kamu.

Untuk mempersingkat waktu saat check-in, kamu bisa melakukan check-in online. Untuk beberapa maskapai di bandara tertentu bahkan sudah memfasilitasi semuanya self-service, sistem seperti ini bisa mempersingkat waktu. Apalagi kalau tidak ada bagasi yang dimasukkan, wah setelah check-in online, cetak boarding pass, langsung menuju boarding gate deh.

3. Perhatikan Barang Bawaan Anda

Masih banyak orang yang belum mengetahui barang apa saja sih yang boleh dan tidak boleh dibawa saat naik pesawat terbang. Oke mari kita simak barang apa saja sih yang dilarang masuk ke dalam kabin pesawat:

  • Benda tajam (Pisau, Gunting, Cutter, Golok apalagi yah gaboleh ya, kalau pandangan tajam masih boleh deh)
  • Cairan dengan kemasan melebihi 100ml
  • Narkoba
  • Senjata Api
  • Rokok elektronik dan pemantik api

4. Pastikan Berada di Gate yang Benar

Ini hal sepele yang bisa jadi besar kalau dianggap remeh. Pastikan setelah semua proses diatas selesai kamu menunggu di gate yang benar. Jika kamu tidak yakin dimana keberadaan gate kamu, tanyakan pada petugas yang ada di sekitar kamu. Lalu, sesekali perhatikan layar jadwal pesawat terbang yang biasanya ada di bandara. Perhatikan apakah sudah bisa boarding, atau bahkan last call.

Semenjak kejadian salah gate di Bangkok, gue jadi super perhatian sama nomor dan posisi gate ini. Sesuaikan juga ya sama luas nya bandara tempat kalian naik pesawat, bisa jadi gate kalian berada di ujung yang kesananya aja udah kayak jarak jogging.

5. Patuhi dan Pelajari Panduan Keselamatan di Pesawat Terbang

Setelah masuk ke dalam pesawat, pastikan kamu mengetahui panduan keselamatan selama di pesawat. Matikan handphone, tegakkan sandaran kursi, buka penutup jendela, dan simak baik-baik pramugari yang menjelaskan tentang prosedur keselamatan. Ohiya satu lagi tips saat sudah sampai di Bandara tujuan, jangan buru-buru mengaktifkan handphone dan berdiri ngambil barang di kabin. Selain berisik itu bunyi notifikasi handphone masuk, jalan di pesawat juga jadi semrawut, belum lagi kalau tidak hati-hati dan barang bawaanya jatuh ke kepala penumpang.

Lebih baik sabar sampai pesawat benar-benar telah terpakir, lalu ambil barang bawaan dengan hati-hati dan mengantre keluar dengan tertib. Nyalakan handphone kamu hanya ketika sudah masuk di bandara lagi.

Semoga pengalaman naik pesawat untuk pertama kalinya terasa menyenangkan dan enjoy ya! Coba deh ada nggak dari kalian yang punya impian naik pesawat tertentu? Tulisin di kolom komentar ya!

Kalau untuk saat ini, pengalaman naik pesawat yang masih belum tercoret dari bucket list adalah pesawat besar yang dua tingkat. Doakan bisa terkabul ya. Semoga aja gue yang ada di tingkat dua, alias kelas bisnis/first class huahahaha

2 Comments

  1. Nanik Sri Rahayu November 18, 2017
    • insalamina November 18, 2017

Leave a Reply